Magento Commerce CE (Community Edition) kini sudah mencapai versi stabil 1.4. Auto installer seperti Softaculous di web hosting biasanya sudah meng-update dirinya sendiri dengan meng-install Magento versi 1.4 secara otomatis. Namun banyak di antara pemakai Magento yang masih menginginkan versi 1.3. Posting ini adalah panduan cara install Magento Commerce 1.3 secara manual di web hosting.
Versi Magento yang lebih baru tentunya membawa fitur-fitur baru yang tidak terdapat dalam versi sebelumnya. Namun sayangnya versi baru tersebut tidak sepenuhnya kompatibel dengan versi-versi sebelumnya terutama dalam penggunaan theme / layout / skin. Banyak theme-theme Magento yang jalan bagus di versi 1.3 namun menjadi berantakan di versi 1.4. Oleh karena itu sambil menunggu theme kesayangan di-update ke Magento Commerce 1.4 untuk sementara kita masih menggunakan Magento 1.3 dulu.
Dalam posting ini saya akan mendemokan instalasi manual Magento 1.3 dalam sebuah domain di web hosting. Saya menggunakan domain trusmi.com yang akan saya pakai sebagai toko online yang dijalankan oleh Magento 1.3. Anda bisa menggunakan web hosting mana saja yang mendukung Magento.
Download Magento 1.3.2.4
Magento 1.3 tersedia dalam bentuk file yang berukuran kurang lebih 16,5 MB. Setelah di ekstrak, Magento-nya sendiri akan membutuhkan tempat di disk kira-kira 100 MB.
Untuk mendownload Magento 1.3, lakukan langkah-langkah berikut ini:
-
Buka browser, arahkan ke http://www.magentocommerce.com/download. Kemudian klik tab Release Archives. Dalam Release Archive terlihat berbagai macam versi Magento yang bisa kita download. Pilih ver 1.3.2.4.
-
Pilih format yang disediakan, disarankan pilih format .zip agar gampang di-ekstrak di mana saja. Tunggu sesaat, window downloader akan ditampilkan, lalu klik tombol OK.
Setelah download selesai, sebuah file bernama magento-1.3.2.4.zip akan tersimpan di hard disk lokal.
Alternatif download: SVN
Selain men-download file secara langsung, kita juga bisa men-download Magento 1.3 menggunakan software klien svn (subversion). Di lingkungan sistem operasi linux, svn biasanya sudah ter-install secara otomatis dan bisa dijalankan dari window terminal.
Apabila Anda menggunakan svn dari terminal Linux, ketikkan perintah berikut ini untuk men-download Magento 1.3:
$ svn checkout http://svn.magentocommerce.com/source/branches/1.3
Jika Anda men-download Magento 1.3 menggunakan svn, hasil download Anda akan ditambahin direktori .svn di semua sub-direktori. Tentu saja direktori .svn ini tidak diperlukan di server produksi, dan hanya akan menghabiskan disk saja. Kita bisa menghilangkannya dengan mengetikkan perintah berikut ini:
$ rm -rf `find . -type d -name .svn`
Jika Anda menggunakan Windows, Anda bisa menggunakan program seperti TortouiseSVN untuk men-download Magento 1.3 dari server svn.
Upload ke Web Hosting
Setelah Magento kita download, langkah selanjutnya adalah meng-upload-nya ke web hosting. Untuk melakukan upload file kita bisa menggunakan software FTP client seperti FileZilla, atau menggunakan cPanel File Manager. Dalam posting ini saya akan menggunakan FileZilla untuk mentransfer file dari komputer lokal ke web hosting.
Untuk melakukan upload file menggunakan FileZilla, lakukan langkah-langkah berikut ini:
-
Buka FileZilla, isi Host dengan nama domain kita. Dalam contoh ini saya menggunakan host trusmi.com. Isi username dan password dengan data yang diberikan oleh webhoster Anda. Klik tombol Quickconnect.
-
Sesaat kemudian direktori Home kita di server akan ditampilkan dalam daftar sebelah kanan. Copy dengan cara drag and drop file magento-1.3.2.4.zip di komputer lokal kita ke direktori public_html. Gambar berikut ini menunjukkan proses copy file sedang dilakukan dari komputer lokal ke server.
Sampai di sini kita sudah berhasil meng-upload magento veri 1.3 ke server web hosting. Langkah selanjutnya adalah mengkestrak file magento-1.3.2.4.zip ke direktori public_html di server.
Ekstrak File magento-1.3.24.zip
File magento-1.3.2.4.zip perlu diekstrak dari bentuk .zip ke file-file yang akan menjalankan toko online. Untuk mengekstraknya kita bisa menggunakan cPanel File Manager.
Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mengekstrak file magento-1.3.2.4.zip dengan menggunakan cPanel File Manager.
-
Login ke cPanel menggunakan username dan password yang diberikan oleh webhoster.
-
Buka File Manager, lalu arahkan ke web root (public_html / www).
-
Centang file magento-1.3.2.4.zip, lalu klik icon Extract pada toolbar, seperti terlihat dalam gambar berikut ini.
-
Ekstrak file tersebut ke public_html. Walaupun di layar sudah muncul pemberitahuan bahwa proses ekstrak sudah selesai, tunggu kira-kira sepuluh menit, sampai server benar-benar selesai melakukan proses ekstrak.
-
Setelah proses ekstrak selesai, pindahkan semua konten dalam sub direktori magento ke public_html. Hal ini kita lakukan karena magento akan dijalankan sebagai aplikasi utama dalam domain.
-
Hapus sub direktori magento karena sudah kosong dan kita tidak memerlukannya lagi.
Proses selanjutnya adalah membuat database MySQL yang akan digunakan untuk menyimpan data-data magento.
Membuat Database MySQL untuk Magento
Magento 1.3 memerlukan database MySQL untuk menyimpan data. Dengan instalasi manual, database MySQL pun mesti kita buat terlebih dahulu sebelum proses instalasi Magento dimulai.
Saya tidak akan menguraikan panjang lebar bagaimana membuat database MySQL menggunakan cPanel. Untuk keperluan instalasi Magento 1.3 di trusmi.com saya membuat sebuah database dengan nama trusmico_mag, sebuah user dengan nama trusmico_mag dengan akses penuh ke database trusmico_mag.
Memulai Instalasi Manual Magento 1.3
Sebelum Instalasi Dimulai
Sebelum memulai proses instalasi, kita perlu mengubah permission untuk semua direktori dan file Magento di server. Saat ini semua direktori permission-nya 775 dan file permission-nya 664. Kita perlu mengubah permission untuk direktori menjadi 755 dan permission file menjadi 644. Jika tidak dilakukan, pesan error berikut ini akan ditampilkan:
Untuk mengubah permission direktori dan file, kita bisa menggunakan cPanel File Manager. Tetapi karena direktori dan file Magento sangat banyak, cara tersebut tidak praktis. Untuk mengubah permission direktori atau file secara rekursif sekaligus, kita bisa menggunakan program FTP client seperti FileZilla, atau jika web hosting kita menyediakan akses Console / Terminal kita bisa mengetikkan perintah tertentu untuk melakukan hal tersebut.
Jika kita bisa menggunakan akses Console / Terminal, ketikkan dua perintah berikut ini melalui Console / Terminal pada saat kita berada dalam direktori public_html:
$ find . -type d -exec chmod 755 {} \;
$ find . -type f -exec chmod 644 {} \;
Proses Instalasi
Untuk memulai proses intalasi manual Magento 1.3, lakukan langkah-langkah berikut ini:
-
Dalam layar License Agreement, bacalah ketentuan lisensi untuk menggunakan Magento 1.3 CE, jika kita menyetujuinya, centang checkbox I agree to the above terms and conditions.
Klik tombol Continue.
-
Dalam layar Localization, pilih Locale Bahasa Indonesia, Time Zone SE Asia Standard Time (Asia/Bangkok) – atau sesuaikan jika Anda berada dalam zona waktu WITA/WIT, Default Currency Rupiah Indonesia.
Klik tombol Continue.
-
Dalam layar Configuration, lakukan pengisian konfigurasi Magento sebagai berikut. Isi informasi Database Connection sesuai dengan nama database, user, dan password yang kita buat sebelumya. Kosongkan Tables Prefix. Dalam web access options, kita bisa menambahkan www sebelum nama domain jika kita mau, misalnya http://www.trusmi.com. Untuk meningkatkan keamanan, ubah admin path agar tidak mirip kata-kata admin atau administration. Dalam gambar di bawah ini saya menggunakan atur untuk admin path. Kemudian centang checkbox Use Web Server (Apache) Rewrites, kebanyakan web hosting menghidupkan opsi apache rewrite. Biarkan checkbox Use Secure URLs (SSL) karena kita tidak menggunakan SSL. Dalam Session storage options kita bisa memilih File system atau Database untuk menyimpan informasi session.
Klik tombol Continue.
-
Dalam layar Create Admin Account, kita membuat account admin. Masukkan First Name, Last Name, Email, Username dan Password. Untuk alasan keamanan, pilih username yang tidak sama dengan admin atau administrator. Kosongkan Encryption Key karena Magento akan membuatkannya untuk kita.
Selesai! Sampai di sini kita sudah berhasil meng-install Magento 1.3 secara manual di web hosting. Instalasi Magento yang dihasilkan memang kosong, belum ada data satu pun, seperti terlihat dalam gambar berikut ini.
Kita bisa mengisinya dengan data bawaan Magento. Silakan baca posting saya yang berjudul Data Sample Magento di Web Hosting untuk melakukan hal ini. Atau kita bisa langsung mengisinya dengan kategori dan produk kita sendiri melalui layar administrasi.
Gambar berikut ini menunjukkan layar dashboard admin Magento setelah kita login dengan username dan password admin.
Kesimpulan
Instalasi manual Magento 1.3 perlu kita lakukan karena auto installer dalam web hosting mungkin sudah meng-update versi Magento yang bisa di-install otomatis menjadi versi 1.4. Kita membutuhkan versi 1.3 di antaranya untuk alasan kompatibilitas dengan theme / skin yang kita pakai, yang ternyata tampil berantakan di versi 1.4. Untuk melakukan instalasi manual Magento 1.3 di web hosting memang tidak segampang menggunakan auto installer, namun tidak juga sulit. Dengan beberapa langkah manual, kita akan bisa menyelesaikan instalasi Magento 1.3 dalam waktu kira-kira satu jam.
kok muncul tulisan begini ya ommm
BalasHapusDatabase server does not support the InnoDB storage engine.