Rabu, 10 November 2010

Program Bantuan Divisi Bahasa Jepang The Japan Foundation Fiskal 2011/2012

Pedoman Program Bantuan Divisi Bahasa Jepang The Japan Foundation Fiskal 2011/2012

Berikut ini adalah program-program bantuan yang disediakan oleh Divisi Bahasa Jepang The Japan Foundation Fiskal 2011/2012.

* Klik link di bawah Nama Program untuk mendownload Formulir Aplikasi

1. Training for Japanese-Language Teachers Abroad

1.1. Training Programs for Leading Teachers of The Japanese Language

1.1.1. Graduate Program on Japanese-Language and Culture (Master Course)

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-GP_e.pdf)

1.1.2. Advanced Training Program for Teachers of The Japanese Language

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-AJT_e.pdf)

1.2. Training Programs for Teachers of The Japanese-Language

1.2.1. Long-Term Training Program for Foreign Teachers of the Japanese-Language

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-JT_e.pdf)

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-JT_Test.pdf)
Tes Kemampuan Bahasa Jepang

1.2.2. Short-Term Training Program for Foreign Teachers of the Japanese-Language

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-JT_e.pdf)

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/NC-JT_Test.pdf)
Tes Kemampuan Bahasa Jepang

2. Japanese-Language Program for Specialists

2.1. Program for Specialists in Cultural and Academic Fields

(http://www.jpf.go.jp/e/program/japanese/dl/pdf/KC-G_e.pdf )

Batas waktu pengembalian formulir sampai 1 Desember 2010
(Formulir yang tiba setelah batas waktu yang ditentukan, tidak akan diproses)

Pengumuman Hasil Seleksi: April 2011

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut, syarat, dan ketentuan dari program-program tersebut silakan membaca Pedoman Program Bantuan Divisi Bahasa Jepang The Japan Foundation Fiskal 2011/2012 yang dapat diunduh di sini.

Untuk informasi rinci, silakan hubungi The Japan Foundation, Jakarta (Bagian Bahasa, Telp. 021-5201266)


sumber: http://ajangkompetisi.com/

5 Tipe Pembeli di Internet

Sebagai pemilik suatu bisnis internet, tentu anda perlu tahu keinginan, kebutuhan, dan sifat pembeli produk anda. Sebab dengan demikian anda bisa merancang website serta sistem penjualan yang paling cocok dengan karakter mereka.

Betul memang setiap pembeli itu unik. Karakteristiknya bisa berbeda-beda. Namun biar lebih mudah dipahami, mari kita golongkan pembeli tersebut ke dalam jenis atau tipe pembeli seperti di bawah ini.

Silakan disimak.

  • Tipe Pembeli Teliti
    Pembeli jenis ini akan meneliti secara detail produk yang akan dibelinya. Dia akan bertanya berapa ukurannya, atau jika berupa jasa berapa lama penyelesaiannya, dan sebagainya. Intinya, pembeli jenis ini ingin tahu secara detail sebelum memutuskan membeli. Karena itu sangat baik jika anda pasang secara detail informasi produk anda. Adanya FAQ (frequently Asked Question) juga sangat membantu pembeli tipe ini.
  • Tipe Pembeli Buru-Buru
    Kalau pembeli jenis ini biasanya sifatnya tidak sabaran. Cenderung terburu-buru kadang tanpa jelas benar apa yang diinginkannya. Aspek penilaian yang dijadikan pedoman sebelum membeli biasanya produk yang mudah dia lihat atau produk yang paling banyak pembelinya. Bisa juga produk-produk yang baru keluar karena biasanya produk ini diletakkan lebih mencolok dibanding yang lain. Untuk memenuhi karakter pembeli seperti ini, pastikan produk unggulan anda terpampang jelas saat website anda diakses. Lebih baik juga jika anda sebagai penjual bertanya terlebih dahulu untuk memastikan produk yang akan dibelinya memang yang dibutuhkannya.
  • Tipe Pembeli Peminta Masukan
    Sebelum memutuskan membeli, pembeli jenis ini akan terlebih dahulu meminta pendapat orang lain. Bisa dengan meminta pandangan orang-orang di sekelilingnya atau dengan membaca review atau tulisan orang mengenai produk anda. Pembeli tipe ini mudah bersikap ragu bila ada kecaman mengenai produk anda, sekalipun mungkin itu belum tentu benar.
    Bagian web paling favorit dari pembeli jenis ini terletak pada bagian testimoni. Karena itu jangan sampai anda tidak memiliki halaman tersebut.
  • Tipe Pembeli Hati-Hati
    Tipe pembeli ini mengambil membeli secara hati-hati. Mereka punya banyak pertimbangan sebelum akhirnya benar-benar merasa yakin dengan produk yang dibelinya. Pembeli ini akan memeriksa setiap aspek dari produk sesuai pertimbangan dalam benaknya. Bagian kategori produk biasanya cukup sering menjadi sasaran pembeli jenis ini. Sebab mereka suka melihat-lihat terlebih dahulu sebelum membeli produk yang diinginkannya.
  • Tipe Pembeli Pembanding
    Pembeli jenis ini suka membanding-bandingkan produk anda dengan produk orang lain. Baik dari segi harga, fitur, serta kelebihan yang dimilikinya. Bila produk lain ada yang dipikirnya lebih baik, tidak segan dia akan pindah ke toko sebelah. Karena itu sebagai penjual pastikan halaman penjualan anda tidak kalah dibanding penjual lainnya.

Ada banyak kan tipe pembeli? Sebaiknya pula segenap aspek bisnis online anda bisa menjembatani tipe-tipe pembeli di atas. Kecuali jika memang ada segmen tertentu yang anda pilih, tentu saja anda harus lebih memperioritaskan segmen incaran anda.

Masih ada kaitannya dengan jenis-jenis pembeli di internet ini, pernah saya katakan juga dalam posting di sini, kalau era personalisasi menjadi bagian penting perkembangan wajah web di era mendatang.

Semoga bermanfaat dan salam ACTION!


Sumber: http://www.jokosusilo.com/2010/10/23/jenis-sifat-pembeli-di-internet/

7 Tips Agar Anda Tetap Segar Jauh Dari Penyakit.........

Topik yang hendak dibahas pada kesempatan ini adalah hubungan antara kesehatan dan keuangan. Mungkin anda pernah mendengar pepatah mengatakan bahwa 'Kesehatan adalah harta yang paling berharga'. Pepatah ini BENAR sekali. Karena kita dapat melakukan segala kegiatan kita sehari-hari, mencari nafkah dan mengelola keuangan, semuanya disebabkan karena kita diberkahi badan yang sehat.

Tanpa adanya kesehatan, kita tidak dapat masuk ke kantor untuk bekerja. Bila kita sakit terus-menerus, atasan kita akan menjadi marah, atau bahkan mungkin memberhentikan kita dari pekerjaan sekarang. Akibatnya kita bisa kehilangan sumber pendapatan kita, tapi kalau anda sudah punya bisnis online yang sudah mantab, masalah mau dimarahin sih ga' jadi masalah..hehe.

Biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengobati penyakit juga tidak murah. Biaya dokter, biaya obat, apalagi bila penyakitnya tergolong parah sehingga mesti menginap ke rumah sakit. Semua biaya-biaya ini akan menggerogoti keuangan kita. Tidak sedikit orang yang menjadi miskin karena jatuh sakit. Tentunya kita tidak ingin hal ini terjadi pada kita.

Oleh karena itu kita mesti mensyukuri karena kita telah diberkahi dengan tubuh yang sehat. Dan kita mesti menjaga tubuh kita agar tetap selalu sehat, karena kesehatan tubuh kita sangat penting bagi keuangan kita. Berikut adalah tips-tips untuk menjaga tubuh
agar tetap sehat.

1. Berolah raga 3 kali seminggu.

Olahraga seperti jalan kaki, jogging, bersepeda ataupun aerobik sangatlah baik untuk kesehatan tubuh kita. Berolahragalah setidaknya tiga kali seminggu, dalam waktu setidaknya 30 menit per sesi. Dengan berolah raga secara teratur, kita dapat menurunkan berat badan, meningkatkan kekuatan, energi dan vitalitas; dan meredakan tekanan stres yang sedang kita alami.

2. Hindari rokok.

Kebiasaan merokok sangat menggerogoti keuangan kita. Setiap hari perokok harus merongok koceknya untuk membayar setiap batang rokoknya. Padahal dengan kebiasaan merokoknya, perokok memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena penyakit jantung, kanker ataupun gangguan pernapasan yang tentunya memerlukan biaya yang cukup besar untuk pengobatannya.

3. Minum suplemen multivitamin.

Untuk jaman sekarang, makanan sehari-hari saja masih tidak cukup untuk kebutuhan gizi dalam tubuh kita. Kita masih perlu menambahkan suplemen multivitamin untuk melengkapi gizi dan meningkatkan daya tahan tubuh kita. Untungnya sekarang suplemen multivitamin sudah tersedia banyak, sehingga bisa kita dapatkan dengan mudah di apotik ataupun toserba terdekat.

4. Jangan menumpuk stres, dan beristirahat yang cukup

Hidup kita semakin hari semakin susah. Apalagi bagi yang hidup di kota besar. Jalan raya yang semakin macet, jumlah pekerjaan yang semakin banyak, atasan yang suka marah-marah (yang parah lagi sudah marah-marah bau mulut pula..wakakak..matilah awak), dan lain-lain akan menambah stres kehidupan kita. Hadapilah semuanya dengan tenang. Secara rutin lakukan relaksasi atau jalan-jalan ke taman untuk menghirup udara segar. Beristirahat yang cukup (tidur 8 jam per hari) dapat membantu mengembalikan stamina tubuh Anda untuk hari selanjutnya.

5. Pilihan makanan sehat

Hindari junk food yang biasanya ditawarkan oleh fast food restaurant. Hindari pula makanan yang terlalu banyak mengandung minyak goreng, karena lemak jenuh yang dikandungnya bisa enyebabkan kita menjadi gemuk dan menyumbat saluran darah kita. Lebih baik kita mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar, jika perlu makan-makanan yang alami dan diproses dengan benar.

6. Minum air putih yang cukup

Memang tips yang terakhir ini simpel kedengarannya, namun jika di abaikan akan menjadi sangat parah, terutama sekali akan menyerang organ vital seperti ginjal. Jika kita mengalami dehidrasi, otomatis tubuh kita memerlukan cairan pengganti untuk mengganti cairan yang hilang. Dan apabila kita terlambat untuk menggantinya maka ginjal akan bekerja ekstra dan bisa berakibat parah jika terjadi gagal ginjal. Minumlah 3-5 liter air sehari atau para pakar sering menyarankan 8 liter air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan mineral tubuh kita.

7. Berlibur ke tempat yang menyenangkan

Nah.., kalau yang ini saya sangat menyarankan kepada anda, agar badan tetap sehat dan fit, anda perlu berlibur ke tempat-tempat yang menyenangkan seperti ke pantai bali atau tempat rekreasi yang indah lainnya. Pilihlah hari berlibur yang tepat agar anda bisa mengatur waktu anda dengan baik, saya sarankan untuk berlibur pada akhir tahun agar memberi kesan tersendiri.

Sekian tips pada kesempatan ini. Ingatlah bahwa kesehatan tubuh kita adalah asset kita yang paling berharga. Dengan berinvestasi pada kesehatan tubuh kita, berarti kita juga menjaga keuangan kita agar tetap sehat. Jangan menunggu hingga besok hari, segeralah lakukan tindakan-tindakan untuk merawat kesehatan tubuh Anda, dimulai dari hari ini juga.

Semoga bermanfaat,

10 Kualitas Pribadi (Pebisnis)

Ketika perubahan zaman menuntut anda untuk lebih tampil agresif dan bertindak dengan cepat, ada norma-norma yang tidak boleh hilang ketika anda dihadapkan kepada suatu permasalahan pelik yang suatu ketika melintas dan menghadang bisnis anda. Disitu pun insting bisnis anda berjalan dan anda pun tidak boleh kehilangan cara yang dianggap sebagai cara keluar terbaik anda. Mungkin salah satu dari kualitas ini, bisa anda terapkan dalam berbisnis anda.

1. Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh
semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena
yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan
kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau
memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak".
Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi
dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi
keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.


2. Kerendahan Hati

Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru
mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap
rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya
tidak merasa minder.


3. Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang
setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya
komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.


4. Positive Thinking

Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat
segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk
sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang
lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka
mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan
sebagainya.


5. Keceriaan

Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak
harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria
adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu
berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain,
juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong
semangat orang lain.


6. Bertanggung jawab

Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan
sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.

Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk
disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan
menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang
bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.


7. Percaya Diri

Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana
adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya
diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia
tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.


8. Kebesaran Jiwa

Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci
dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak
membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.


9. Easy Going

Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka
membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-
masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir
dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah
yang berada di luar kontrolnya.



10. Empati

Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja
pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.
Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua
belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia
selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Semoga bermanfaat,

Perbedaan Sales dan Marketing

Jika ditanya “apakah sales dan marketing itu beda???” sebagian besar masyarakat pasti akan menjawab bahwa dua hal tersebut sama. Padahal sebenarnya kedua istilah tersebut sangatlah berbeda. Namun masyarakat sering menyalah artikan bahwa sales dan marketing memiliki arti yang sama, yaitu jualan produk.

Sebenarnya yang dimaksud dengan marketing adalah keseluruhan sistem dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk dan mendistribusikan barang yang bertujuan untuk memuaskan konsumen. Sedangkan sales merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk, dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja.

Dari pengertian yang ada, sudah jelas bahwa proses marketing lebih panjang dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses sales. Dalam strategi marketing, terdapat 4P bahkan ada yang menambahkan sampai 7P, yang terdiri dari product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi), process (proses), people (orang), Physical evidence (bukti fisik). Sedangkan sales hanya menjadi salah satu bagian dari promotion (promosi), sehingga tidak memperhatikan faktor lain yang dapat menunjang pemasaran.

Perbedaan selanjutnya dalam strategi marketing, para marketer atau pemasar selalu menjaga brand image product. Sehingga konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk karena sudah mengetahui kualitas produk dan image brand produk tersebut. Sedangkan strategi sales adalah mereka tidak mementingkan untuk menjaga image brand produk, namun yang terpenting mereka menawarkan kepada pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, agar konsumen tertarik dan membeli produknya. Dan yang lebih menarik lagi adalah salesman tidak pernah memikirkan apakah konsumen terpuaskan atau tidak, yang terpenting adalah produknya laku terjual dan target penjualan yang ditetapkan perusahaan terpenuhi.

Meskipun begitu, ada beberapa perusahaan yang menjadikan sales sebagai bagian dari marketing, namun tetap membedakan tugas kerja mereka. Jika marketing fokus pada perencanaan strategi pemasaran produk yang sesuai dengan 4P atau 7P bagian dari marketing mix, maka sales akan mulai bekerja setelah produk sudah siap dipasarkan. Jadi bisa dibilang marketing merupakan tim yang menyusun strategi pemasarannya, sedangkan sales merupakan tim pelaksananya.

Perbedaan sales dan marketing lainnya adalah, bahwa hubungan sales dengan konsumen hanya sampai proses transaksi jual beli, setelah itu sales tidak bertanggungjawab lagi menjaga hubungan baik dengan konsumen. Sedangkan hubungan marketing dan konsumen harus tetap terjaga dari mulai sebelum transaksi, sampai setelah transaksi untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Sebuah perusahaan tidak bisa berhasil memenangkan persaingan pasar jika hanya mengandalkan sales. Dan sales tidak akan tercipta dengan baik jika tanpa didukung dengan strategi marketing yang baik. Setiap perusahaan bisa melakukan penjualan, namun belum tentu setiap perusahaan mampu merencanakan strategi pemasaran yang mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumennya. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

Info bisnis :

Info terkait :
- Apa itu segmentasi pasar?
- Pentingnya marketing mix dalam berbisnis
- Strategi penetapan harga
- Strategi memilih lokasi usaha

Sumber gambar : http://www.salesby5.com/wp-content/uploads/2008/09/sales.gif dan http://blog.hubspot.com/Portals/249/images/Sales_Marketing_Alignment-resized-600.png

Menjadi Diri yang Kreatif dan Inovatif

Perkembangan bisnis yang sangat pesat, menimbulkan persaingan pasar yang cukup ketat. Setiap harinya muncul pelaku bisnis yang mengenalkan produknya dengan kreativitas dan inovasi baru, sehingga persaingan pasar pun tidak bisa dihindarkan lagi. Jika para pelaku usaha tidak berusaha menjadi diri yang kreatif dan inovatif, usahanya hanya akan tergerus persaingan pasar.

Kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis , menjadi salah satu kunci sukses sebuah bisnis untuk memenangkan persaingan pasar. Dengan menciptakan produk baru yang berbeda dengan produk lainnya, bisnis Anda memiliki nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya. Oleh karena itu, adanya kreativitas dan inovasi sangatlah penting. Oleh karena itu penting untuk mendorong kreativitas dan menjadi benar – benar inovatif. Sebelum mengetahui cara memunculkan kreativitas dan inovasi bisnis, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian kreatif dan inovatif.

Yang dimaksud dengan kreatif adalah menciptakan ide atau gagasan baru yang mampu mengahasilkan produk baru yang belum sebelumnya, dan bisa digunakan oleh masyarakat. Sedangkan yang dimaksud dengan inovasi adalah pembaruan yang bertujuan memberikan nilai lebih pada suatu produk dengan ide baru yang berbeda dengan produk lainnya. Walaupun kedua kata ini memiliki arti yang berbeda, namun kedua hal tersebut sangat berhubungan erat terutama dalam pengembangan bisnis.

Berikut kami berikan tips kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis, yang dapat Anda coba :

1. Buatlah ide – ide baru

Ide baru dalam menjalankan peluang bisnis dapat memberikan nilai lebih bagi bisnis yang Anda jalankan. Sehingga Anda bisa memenangkan persaingan bisnis yang ada. Dengan memiliki ide – ide yang kreatif, maka Anda bisa menciptakan program baru yang lebih inovatif.

2. Melawan ketakutan akan perubahan

Pelaku bisnis yang kreatif dan inovatif tidak pernah merasa takut dalam melakukan perubahan. Mereka tidak pernah takut akan kegagalan, karena bagi mereka kegagalan adalah jalan sukses yang masih tertunda.

3. Motivasi diri yang kuat

Dengan motivasi diri yang kuat, segala perubahan dan ide yang diciptakan dapat diaplikasikan dengan mudah. Selain itu dengan motivasi yang kuat, Anda tidak akan mudah menyerah terhadap kegagalan dalam menjalankan ide baru Anda.

4. Terima opini

Untuk menciptakan bisnis yang kreatif dan inovatif, sebaiknya konsultasikan dengan rekan bisnis yang memiliki pengetahuan lebih banyak. Bila perlu konsultasikan ide Anda dengan rekan bisnis yang ahli, keluarga, atau teman dekat Anda. Sehingga Anda mendapatkan dukungan dan ide bisnis yang lebih variatif.

5. Perbanyak pengetahuan Anda

Dengan memperluas pengetahuan Anda, baik dengan membaca buku bisnis, buku motivasi, maupun majalah bisnis lainnya. Sehingga pengetahuan mengenai ide – ide bisnis dapat Anda dapatkan.

Sebuah bisnis tidak dapat bertahan lama ditengah persaingan, jika pelaku usahanya tidak memiliki kreativitas dan inovasi dalam menjalankan bisnisnya. Semoga informasi ini bermanfaat, salam sukses.

Info terkait :
- 10 Kunci Sukses
- Belajar dari Sebuah Kesalahan
- Motivasi Diri untuk Mencapai Kesuksesan
- Motivasi diri menghadapi kegagalan
- Pengaruh motivasi kerja terhadap kesuksesan

Sumber gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIXlNJIjTzhOxVhfB-J-vJtilEL6mEkL_ek0P4GtUqumX3D3Wc_ypr7Nex0j3ZiU_jN5-QD8gHUBpp4K9GJ0ct7Mci1Ghb92Cz_Wkpfl7mSuLtJL5XGJlpzdt4vUwcYVkVD28Pk-xklLxP/s1600/tangan+inovatif.jpg dan http://aksiguru.org/wp-content/uploads/2010/03/pic_home-300×151.jpg

Tips Sukses Mengatasi Stress Kerja

Sebagian besar orang akan mengalami stress saat mereka mendapatkan keadaan yang tidak sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Banyaknya tugas kerja yang tidak diimbangi dengan keahlian serta kondisi fisik yang kurang bagus, menjadi salah satu faktor penyebab munculnya stress kerja. Kondisi ini jika dibiarkan berlarut – larut akan mengakibatkan ketegangan emosi serta menurunnya motivasi kerja dan kemampuan berfikir pada seseorang.

Munculnya stress kerja dipengaruhi oleh dua faktor penting, yaitu faktor lingkungan kerja dan faktor personal. Faktor lingkungan kerja yang mengakibatkan stress biasanya karena hubungan antar rekan kerja yang tidak harmonis, complain pedas dari para konsumen, banyaknya tugas yang belum terselesaikan atau bisa juga karena kurangnya perencanaan kerja. Sedangkan faktor personal yang dapat menimbulkan stress kerja antara lain pengalaman pribadi yang tidak menyenangkan, atau bisa juga keadaan keluarga yang sedang tidak baik akan menjadi beban pikiran dalam menjalankan pekerjaan. Akibatnya jika kedua faktor tersebut menumpuk, dapat menimbulkan stress atau tekanan pada diri seseorang.

Sekecil apapun stress kerja yang Anda alami, akan mempengaruhi kualitas hasil kerja. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mencegah maupun mengatasi stress kerja yang sedang Anda alami. Agar kualitas kerja yang Anda hasilkan juga tidak menurun, berikut beberapa tips sukses mengatasi stress kerja, yang dapat Anda coba :

  • Atur dengan baik rencana kerja Anda. Apa target kerja Anda hari ini, kapan waktu pengerjaannya, siapa saja yang bertanggungjawab dengan tugas tersebut, harus Anda atur sebelum Anda memulai kerja. Sehingga tugas Anda jelas, dan dapat terselesaikan tepat waktu tanpa tertunda dan menumpuk.
  • Berusaha mencari solusi untuk setiap masalah kerja yang Anda hadapi. Sehingga setiap masalah memiliki pemecahan, agar tidak menumpuk menjadi beban besar dalam diri Anda.
  • Bangun suasana kerja yang menyenangkan. Baik hubungan yang menyenangkan dengan rekan kerja, maupun menciptakan kondisi menyenangkan di lingkungan ruangan kerja Anda. Usahakan ciptakan ruangan kerja yang sirkulasi udaranya mencukupi, cahaya yang cukup terang, dan bebas dari kebisingan yang dapat mempengaruhi kenyamanan kerja Anda.
  • Tanyakan kepada pimpinan maupun rekan kerja Anda, jika Anda tidak mengerti dengan tugas yang Anda peroleh. Hal ini untuk mengurangi turunnya motivasi kerja yang sering muncul ketika seseorang menemukan jalan buntu karena tidak mengerti tugas kerja yang mereka peroleh.
  • Lakukan kegiatan kecil untuk merefresh pikiran Anda. Kegiatan ini bisa Anda lakukan dengan sekedar berdiri atau berjalan sebentar keluar ruangan, untuk menyegarkan pikiran Anda yang sudah mulai lelah dengan pekerjaan.
  • Sisihkan waktu Anda untuk menyempatkan diri dengan berolahraga. Karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan kekuatan fisik kita, serta memperlancar aliran darah pada tubuh Anda. Sebab kesehatan fisik yang sehat, juga berpengaruh besar terhadap kesehatan jiwa Anda.
  • Dalam satu minggu sisakan satu hari libur bagi Anda. Hari libur sebaiknya jangan diisi dengan bekerja, lebih baik gunakan untuk melakukan kegiatan yang Anda senangi. Misalnya memancing, mendaki gunung, berlibur ke pantai, atau sekedar piknik kecil di halaman rumah bersama keluarga. Kegiatan ini dapat megurangi tekanan serta beban pikiran yang dapat menyebabkan stress kerja.
  • Lakukan kegiatan social atau keagamaan, diluar lingkungan kantor Anda. Sehingga Anda dapat berinteraksi dengan rekan baru dan lingkungan yang baru pula. Hal ini untuk mengurangi rasa jenuh pada lingkungan kerja.

Dari beberapa cara yang telah disebutkan, dapat disimpulkan bahwa stress kerja dapat Anda atasi dengan menciptakan lingkungan kerja senyaman mungkin. Karena ketika Anda sudah merasa nyaman, maka beban kerja akan terasa ringan. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

Info terkait :
- 10 Kunci Sukses
- Belajar dari Sebuah Kesalahan
- Motivasi Diri untuk Mencapai Kesuksesan
- Motivasi diri menghadapi kegagalan
- Pengaruh motivasi kerja terhadap kesuksesan

Sumber gambar : http://uniqpost.com/wp-content/uploads/2010/07/stress.gif dan http://zaxfarhan.files.wordpress.com/2010/08/stres.jpg?w=487&h=309