Kamis, 25 Agustus 2011

Petunjuk Nabi Dalam Shalat ‘Ied


  1. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan shalat ‘ied di tanah lapang. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menunaikan shalatnya di masjid kecuali sekali saja, yaitu karena hujan.
  2. Pada saat hari Raya ‘Idul Fitri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenakan pakaian terbaik (terindah).
  3. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa makan kurma -dengan jumlah ganjil- sebelum pergi melaksanakan shalat ‘ied. Tetapi pada ‘Idul Adha beliau tidak makan terlebih dahulu sampai beliau pulang, setelah itu baru beliau memakan sebagian daging binatang sembelihannya.
  4. Dianjurkan untuk mandi sebelum pada hari ‘ied sebelum ke tanah lapang, sebagaimana hal ini dilakukan oleh Ibnu Umar yang dikenal semangat mengikuti sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  5. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berjalan (menuju tanah lapang) sambil berjalan kaki. Beliau biasa membawa sebuah tombak kecil. Jika sampai di tanah lapang, beliau menancapkan tombak tersebut dan shalat menghadapnya (sebagai sutroh atau pembatas ketika shalat).
  6. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengakhirkan shalat ‘Idul Fitri (agar kaum muslimin memiliki kesempatan untuk membagikan zakat fitrinya) dan mempercepat pelaksanaan shalat ‘Idul Adha (supaya kaum muslimin bisa segera menyembelih binatang kurbannya).
  7. Ibnu ‘Umar yang dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar menuju lapangan kecuali setelah matahari terbit, lalu beliau bertakbir dari rumahnya hingga ke tanah lapang.
  8. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sampai di tanah lapang langsung menunaikan shalat tanpa ada adzan dan iqomah. Tidak ada juga ucapan, ‘Ash Sholatul Jami’ah‘. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga sahabatnya tidak menunaikan shalat sebelum (qobliyah) dan sesudah (ba’diyah) shalat ‘ied.
  9. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat ‘ied dua raka’at terlebih dahulu kemudian berkhutbah. Pada rakaat pertama beliau bertakbir 7 kali berturut-turut setelah Takbiratul Ihram, dan berhenti sebentar di antara tiap takbir. Tidak disebutkan bacaan dzikir tertentu yang dibaca saat itu. Hanya saja ada riwayat dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa bacaan ketika itu adalah berisi pujian dan sanjungan kepada Allah ta’ala serta bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan diriwayatkan pula bahwa Ibnu Umar (yang dikenal semangat dalam mencontoh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)mengangkat kedua tangannya pada setiap takbir.
  10. Setelah bertakbir, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah dan surat “Qaf” pada raka’at pertama serta surat “Al-Qamar” pada raka’at kedua. Kadang-kadang beliau membaca surat “Al-A’la” pada raka’at pertama dan “Al-Ghasyiyah” pada raka’at kedua. Kemudian beliau bertakbir lalu ruku’ dilanjutkan takbir 5 kali pada raka’at kedua lalu membaca Al-Fatihah dan surat lainnya.
  11. Setelah menunaikan shalat, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadap ke arah jamaah, sedang mereka tetap duduk di shaf masing-masing. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan khutbah yang berisi wejangan, anjuran dan larangan.
  12. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah di tanah dan tidak ada mimbar ketika beliau berkhutbah.
  13. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memulai khutbahnya dengan ‘Alhamdulillah…‘ dan tidak terdapat dalam satu hadits pun yang menyebutkan beliau memulai khutbah ‘ied dengan bacaan takbir. Hanya saja dalam khutbahnya, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbanyak bacaan takbir.
  14. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keringanan kepada jamaah untuk tidak mendengar khutbah.
  15. Diperbolehkan bagi kaum muslimin, jika ‘ied bertepatan dengan hari Jum’at untuk mencukupkan diri dengan shalat ‘ied saja dan tidak menghadiri shalat Jum’at.
  16. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melalui jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang (dari shalat) ‘ied.
Pembahasan ini disarikan dari kitab Zadul Ma’ad, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah

Rabu, 03 Agustus 2011

Tips Menyambut Ramadhan


ramadhan
Bulan yang datang dengan berjuta berkah dan magfirah yang akan membersihkan noda-noda dalam jiwa sang pendosa. Ramadhan adalah kekasih hati, ia bagaikan darah segar yang membangkitkan kembali semangat yang mulai mengendor,ia ibarat oase di tengah padang sahara pelepas dahaga bagi sang pengembara di bawah teriknya sang mentari. Hanya orang fasik dan zhalim yang mengabaikan kehadiran bulan Ramadhan,bahkan mereka mencela,membenci, dan menganggapnya sebagai penjara jiwa yang mengekang hawa nafsu yang senantiasa diperturutkannya.
Namun demikian kita tetap bersyukur, masih banyak kaum muslimin yang melaksanakan puasa, meski harus kita akui dengan jujur bahwa masih banyak pula diantara mereka yang menyambut dan mengisi hari-harinya di bulan Ramadhan dengan penyimpangan-penyimpangan dari apa yang disyariatkan oleh Allah سبحانه وتعلى, diantaranya ada yang menyambutnya dengan pesta, pawai-pawai, bahkan di-antara mereka ada yang mempersiapkan acara begadang yang diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan menjurus kepada kemaksiatan. Sehingga benarlah apa yang disinyalir oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam sabda beliau :

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَشُ  رواه أحمد و ابن ماجه

“Betapa banyak orang yang berpuasa bagian yang ia dapatkan (hanyalah) lapar dan dahaga” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Oleh karena itu sebagai seorang muslim hendaklah mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan di dalam menyambut bulan suci Ramadhan serta amalan-amalan yang disyariatkan oleh Allah  dan Rasul-Nya.
Bagaimana Kita Menyambut Bulan Ramadhan
1. Memperbanyak do’a kepada Allah
Adalah merupakan kebiasaan bagi para generasi yang shalih pendahulu kita dengan memperbanyak do’a sebelum masuknya bulan Ramad-han, sehingga diriwayatkan diantara me-reka ada yang memohon kepada Allah  agar dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan sejak 6 bulan sebelumnya. Mereka juga memohon kepada Allah  agar diberikan kekuatan dan pertolongan di dalam melaksanakan ibadah-ibadah di dalamnya seperti puasa, qiyamul lail, sedekah dan sebagainya.
2. Bersuci dan membersihkan diri
Yaitu kebersihan yang bersifat maknawi seperti taubat nasuha dari segala dosa dan maksiat. Pantaskah kita me-nyambut tamu yang agung dan mulia dengan keadaan yang kotor?, Pantaskah kita menyambut bulan Ramadhan yang dicintai oleh Allah  dan Rasul-Nya dengan gelimangan dosa?, Bagaimana kita ber-puasa sedangkan shalat masih sering kita lalaikan ? yang mana meninggalkannya merupakan sebuah kekufuran. Bagaima-na kita menahan diri dari segala yang mubah (makan dan minum) kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram ? yang merupakan hasil riba, suap dan harta haram lainnya. Bagaimana kita ber-harap puasa kita dapat diterima sedang-kan kita dalam keadaan seperti ini. Renungilah sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَ الْعَمَلَ بِهِ فَلَْيْسَ ِللهِ حَاجَةٌ فِيْ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ  رواه البخاري

“Barangsiapa yang tidak meninggal-kan perkataan dusta dan beramal dengannya maka tidak ada bagi Allah  kepentingan terhadap puasa (yang sekedar meninggalkan makan dan minum)” (HR. Bukhari)
Oleh karena itu sebelum pintu taubat tertutup, sebelum matahai terbit dari sebelah barat, sebelum nyawa sampai di tenggorokan maka bersegeralah bertau-bat dengan taubat yang sebenar-benarnya. Allah سبحانه وتعلى berfirman :

يَآيُهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا تُوْبُوْا إِلَى اللهِ تَوْبَةً نَصُوْحًا …. التحريم :8

“Hai orang-orang yang beriman bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya…” (QS. At Tahrim:8)
3. Mempersiapkan jiwa
Yaitu dengan memperbanyak amal-amal shalih pada bulan Sya’ban karena pada bulan ini bulan diangkatnya amalan-amalan pada Allah. Sebagaimana hadits Usamah bin Zaid  yang diriwa-yatkan oleh Imam An Nasa’i dan Ibnu Khuzaimah yang dihasankan oleh Syaikh Al Albani bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم berpuasa sepanjang bulan Sya’ban atau beliau memperbanyak puasa di dalamnya kecuali hanya beberapa hari saja beliau tidak melakukannya.
4. Bertafaqquh (mempelajari) hukum-hukum puasa dan mengenal petunjuk Nabi  صلى الله عليه وسلم
Sebelum memasuki puasa seperti mempelajari syarat-syarat diterimanya puasa, hal-hal yang mem-batalkannya, hukum berpuasa di hari syak (meragukan), perbuatan-perbuatan yang dibolehkan dan dilarang bagi yang berpuasa, adab-adab dan sunnah-sunnah berpuasa, hukum-hukum shalat tarawih, hukum-hukum yang berkaitan dengan orang yang memiliki udzur seperti me-ngadakan perjalanan, sakit, hukum-hukum yang berkaitan dengan zakat fitri dan lain-lain. Maka hendaknya kita ber-ilmu sebelum memahami dan mengamal-kannya. Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعلى :

فَاعْلَمْ أَنــَّهُ  لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ     محمد : 19

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguh-nya tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan termpat tinggalmu” (QS. Muhammad :19)
Didalam ayat ini Allah سبحانه وتعلى mendahulukan perintah berilmu sebelum berkata dan berbuat.
5. Mengatur sebaik-baiknya program di bulan Ramadhan.
Bila seorang tamu yang agung datang berkunjung ke rumah kita kemudian kita menyambutnya dengan baik tentu kita akan mendapatkan pujian serta balasan dari tamu tersebut, begitu pula dengan bulan Ramadhan yang datang dengan membawa berbagai macam keutamaan. Jika kita menyambutnya dengan persia-pan serta program-program untuk tamu agung ini tentu kita akan mendapatkan keutamaan-keutamaan tersebut.
Maka dari itu hendaklah kita mengisi bulan suci ini dengan memperbanyak iba-dah shalat sunnat, membaca Al Qur’an, memperbanyak tasbih, tahmid, takbir dan istighfar dan lebih peduli kepada nasib orang fakir dan miskin, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali silaturrahmi, memuliakan tamu, men-jenguk orang sakit dan ibadah-ibadah lain yang semisal dengan itu guna meraih gelaran mulia dari Allah, yaitu “Taqwa” dimana ia merupakan simbol sejati bagi hamba-hamba Allah yang senantiasa mengikhlaskan hati dan memurnikan iman yang terpatri lewat amalan ibadah yang relevan dengan hukum syar’i.
Keutamaan Puasa Ramadhan
Berpuasa di bulan Ramadhan selain ia suatu kewajiban individu bagi yang memenuhi syarat, namun ia juga me-nyimpan banyak keutamaan di balik semua itu, diantaranya :
1. Puasa adalah rahasia antara hamba dengan Tuhannya. Dan Allah-lah yang akan memberikan balasannya. Dalam hadits qudsi Allah سبحانه وتعلى berfirman :

نْ حَسَنَةٍ عَمِلَهَا ابْنُ آدَمَ إِلاَّ كُتِبَ لَهُ عَشْرُ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللهُ U إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ  رواه النسائي

“Tidaklah seorang anak Adam melakukan suatu amalan kebaikan, kecuali akan dituliskan baginya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat (pahala) kebaikan. Allah  سبحانه وتعلى berfirman : “Kecuali puasa maka sungguh puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang me-nentukan ganjaran (pahala)nya” (HR. An Nasaa’i)
Imam An Nawawi berkata:
“Dikatakan (bahwasanya Allah sendiri yang akan memberikan pahala orang berpuasa) karena puasa adalah bentuk ibadah yang tersembunyi yang jauh dari perbuatan riya’, hal ini berbeda dengan ibadah shalat, hajji, berjihad, shadaqah dan amalan-amalan ibadah yang zhahir (tampak) lainnya” (Lihat Syarh Shahih Muslim 8:271)
2. Bagi orang-orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembira-an, kegembiraan ketika ia berbuka dan kegembiraan ketika ia menemui Rabb-nya, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

لِلصَّــائِمِ فَرْحَــتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ رَبـــَّــهُ  رواه البخاري و مسلم

“Bagi orang yang berpuasa dua kegembiraan, kegembiraan ketika ia berbuka serta kegembiraan ketika ia menemui Rabbnya” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Pengampunan dosa
Seorang hamba yang berpuasa dan melakukan amal ibadah lainnya karena iman dan mengharap ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diam-puni oleh Allah  سبحانه وتعلى . Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersab-da :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابــًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ  رواه البخاري و مسلم

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, diampuni dosa-dosa nya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Bau mulut orang  yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada aroma misk (minyak wangi). Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْــيَبُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى مِنْ رِيـْـحِ الْمِسْكِ  رواه البخاري و مسلم

“Dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada aroma misk (minyak wangi)” (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Terdapat waktu yang mustajab.
Bagi yang berpuasa ada waktu, yang mana apabila ia berdo’a pada waktu tersebut, maka do’a itu tidak tertolak, sebagaimana sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم :

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً  مَا تُرَدُّ  رواه ابن ماجه

“Sesungguhnya orang-orang yang berpuasa pada saat berbuka mempunyai waktu dimana do’anya tidak tertolak” (HR. Ibnu Majah)
Ya Allah kami rindu dengan bulan Ramadhan, maka pertemukanlah kami dengannya dan berilah kami kekuatan untuk beribadah didalamnya sebagai-mana yang Engkau cintai dan ridhai.(Al Fikrah)
-Harman Tajang-
sumber : wahdah.or.id

Kunci Sukses Menjadi Pengusaha Berkarakter

Menjadi seorang pengusaha saja ternyata belumlah cukup untuk meraih sebuah kesuksesan. Meskipun jumlah pengusaha Indonesia saat ini sudah cukup banyak, namun semuanya belum bisa dikatakan sukses menjadi pengusaha yang benar-benar memiliki karakter. Tidak jarang para pengusaha harus mengalami sebuah kegagalan, karena mereka belum memiliki daya saing dan karakter yang cukup kuat untuk menghadapi berbagai tantangan.
Memang tidaklah mudah untuk menjadi seorang pengusaha yang bermental kuat dan berdaya saing tinggi. Dibutuhkan pola pikir positif dan lingkungan yang tepat untuk dapat menciptakan calon pengusaha sukses. Untuk mengetahui kunci sukses menjadi pengusaha berkarakter, berikut faktor pendukung yang perlu diperhatikan bagi para pemula maupun pelaku usaha guna mencapai kesuksesan dalam bisnisnya.

Pola Pikir Positif (Mindset)

Berpikir positif untuk meraih sukses merupakan kunci utama yang perlu kita praktekan untuk bisa menjadi pengusaha yang berkarakter sukses. Sebab pola pikir atau mindset yang kita miliki sangat menentukan setiap tindakan yang akan kita lakukan. Apabila kita memiliki mindset yang positif maka secara tidak langsung pikiran kita akan mengarahkan setiap langkah ke arah yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya. Bila kita cenderung berpikiran negatif dan selalu pesimis dengan segala hal yang dikerjakan, bisa dipastikan bila kita hanya akan gagal sebelum sampai di puncak kesuksesan.

kunci sukses

Pola pikir yang positif juga dapat memberikan motivasi dan kekuatan pada diri kita agar tidak menyerah dengan hambatan, ancaman, tantangan maupun gangguan yang sering muncul di tengah perjalanan kita menuju sukses. Karena pada dasarnya untuk meraih sebuah kesuksesan dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah, hingga akhirnya kita sampai di puncak kesuksesan yang telah ditentukan. Untuk bisa mencapainya ada beberapa pola pikir yang perlu kita tumbuhkan dalam menciptakan karakter sukses, yaitu pola pikir untuk selalu disiplin, membuka pikiran untuk terus belajar dan belajar, pola pikir untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menciptakan peluang, terbuka dan menghargai setiap perbedaan, serta pola pikir yang mampu membangun motivasi diri kita agar bisa bangkit dari setiap keterpurukan.

Lingkungan yang Tepat (Environment)

Tak bisa dipungkiri bahwa 80% karakter manusia terbangun dari lingkungan yang ada disekitarnya. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat tinggal, sampai lingkungan tempat kerja, secara tidak langsung akan membentuk kebiasaan ataupun budaya dalam diri seseorang sesuai dengan lingkungan dimana dia berada. Misalnya saja kita berada di lingkungan yang selalu taat beribadah, rajin bekerja dan semangat menyelesaikan tanggungjawab yang ada, serta cenderung optimis melihat setiap peluang, tentu kita akan terbawa suasana lingkungan tersebut dan dari yang awalnya terpaksa menjadi sebuah kebiasaan positif yang telah melekat di dalam diri kita.
Dari proses inilah karakter sukses mulai terbentuk. Karena kesuksesan yang kita inginkan sepenuhnya berada ditangan kita, dan didukung oleh lingkungan yang ada disekitar kita. Untuk itu penting bagi kita untuk memilih lingkungan yang benar-benar tepat. Sebab, dari lingkungan yang tepat akan tercipta sebuah kebiasaan baru yang pastinya akan menghasilkan banyak manfaat.
Gunakan pola pikir yang positif dan pilih lingkungan yang tepat agar kesuksesan yang kita impikan dapat tercapai dengan karakter kuat yang kita miliki. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, dan mulailah dari sekarang. Salam sukses!!!

sumber artikel dari http://bisnisukm.com/kunci-sukses-menjadi-pengusaha-berkarakter.html

Kunci Sukses Bisnis Rumahan

Menjalankan bisnis dari rumah, sering dijadikan sebagai langkah awal masyarakat untuk memulai sebuah usaha. Meminimalisir modal dengan memanfaatkan potensi yang ada di rumah, serta tidak ingin melalaikan urusan keluarga menjadi motivasi terbesar masyarakat, hingga akhirnya mereka memilih bisnis rumahan sebagai usaha yang dijalankan.
Mungkin benar bila menjalankan bisnis rumahan, bisa menekan biaya dan tidak perlu meninggalkan tugas Anda bagi keluarga. Namun, untuk bisa sukses menjalankan bisnis rumahan ternyata tidak seinstan yang dipikirkan banyak orang. Dibutuhkan perencanaan bisnis yang matang serta tekad dan keyakinan kuat, agar bisnis rumahan yang dijalankan mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan usaha.
Kebanyakan orang gagal menjalankan bisnis rumahan, karena mereka tidak mempersiapkan modal dan mental dengan baik sebelum memulai bisnisnya. Mereka hanya memikirkan cara mendapatkan keuntungan dengan cepat dan mudah, tanpa pernah mempersiapkan diri untuk menghadapi hambatan serta resiko bisnis yang dimungkinkan muncul di tengah perjalanan usaha. Hal inilah yang membuat sebagian besar pelaku bisnis rumahan, gagal membawa bisnisnya menuju kesuksesan.
Agar Anda tidak termasuk orang yang gagal dalam mengembangkan bisnis rumahan, berikut kami informasikan apa saja kunci sukses bisnis rumahan yang bisa Anda jalankan.
  • Awali dengan penuh keyakinan
Modal utama yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan bisnis rumahan adalah tekad dan keyakinan Anda dalam memulai usaha. Adanya keyakinan penuh, dapat memotivasi diri Anda untuk mengalahkan rasa takut akan kegagalan bisnis. Keyakinan juga akan membuat Anda semakin fokus menjalankan usaha yang ingin Anda bangun.
  • Mulailah dengan passion
Langkah awal Anda menuju kesuksesan adalah menekuni apa yang menjadi passion Anda. Begitu juga dengan menjalankan bisnis rumahan, pilih peluang bisnis yang benar-benar Anda cintai. Dengan menekuni bisnis sesuai dengan minat dan bakat Anda, maka secara tidak langsung Anda akan mengerjakan semua kegiatan bisnis dengan total. Dari mulai perencanaan bisnis, kegiatan operasional bisnis, sampai rencana pengembangan bisnis yang semuanya dikerjakan dengan tuntas.  Jika Anda tidak menikmati bisnis yang Anda jalankan, bisa dipastikan bisnis tersebut tidak akan bertahan lama dan jauh dari kata sukses.
  • Tentukan impian yang menjadi tujuan bisnis Anda
Seperti halnya menjalani hidup, menjalankan bisnis rumahan juga mengharuskan Anda untuk menentukan tujuan bisnis Anda. Meskipun bisnis Anda dijalankankan di rumah, namun Anda harus memiliki planning untuk jangka pendek dan impian jangka panjang yang harus Anda capai. Dengan begitu Anda akan menjalankan bisnis dengan penuh semangat dan antusias untuk mencapai target-target yang telah Anda tentukan.
  • Tekun, disipiln, dan pantang menyerah
“Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian” istilah tersebut memberitahukan kepada Anda bahwa untuk mencapai suatu kebahagiaan dibutuhkan adanya kerja keras terlebih dahulu. Begitu pula dalam memulai bisnis rumahan, untuk mencapai kesuksesan kita dituntut untuk bekerja keras dan tekun menjalankan bisnis, disiplin dalam melaksanakan operasional usaha, serta pantang menyerah dalam menghadapi semua hambatan dan kendala usaha.
  • Tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan Anda
Untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang, sebaiknya tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan Anda untuk menunjang pertumbuhan usaha. Bukan hanya pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola usaha saja yang dibutuhkan, namun juga ketrampilan melihat peluang pasar, serta pengetahuan untuk menciptakan inovasi baru guna memenangkan persaingan pasar.
  • Bangun brand bisnis Anda
Walaupun Anda menjalankan bisnis di rumah, namun bukan berarti bisnis Anda tidak bisa dikelola secara professional. Mulailah untuk membangun brand bisnis yang baik dimata para konsumen. Sebab, dengan brand Anda bisa menarik konsumen mengenal bisnis rumahan yang Anda jalankan. Sehingga mereka tidak ragu untuk lebih loyal pada produk-produk yang Anda pasarkan.
Kunci kesuksesan bisnis rumahan sebenarnya ada di tangan Anda (para pelaku usaha), karena itu yakinkan diri Anda untuk memulainya dengan niat dan tekad yang kuat. Dan pastikan bisnis rumahan Anda dikelola secara professional, agar hasil yang diperoleh juga bisa maksimal. Semoga informasi tips bisnis untuk pekan ini bisa bermanfaat bagi Anda pelaku usaha dan calon pelaku usaha. Salam sukses.

Sumber artikel dari http://bisnisukm.com/kunci-sukses-bisnis-rumahan.html

Tips Memulai Usaha Makanan

Kemampuan untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola bisnis anda adalah dua hal yang berbeda. Jika anda sudah menguasai dalam memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda.
Berikut ini kami sajikan beberapa tips dan trik dalam memulai usaha di bidang makanan :
  • Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka.
  • Untuk makanan yang memiliki segmen, anda harus dapat memperbaharui dari resep, penampilan atau cara penyajiannya.
  • Perlu dipikirkan juga outlet penjualan, apakah anda berencana membuka toko atau bekerjasama dengan pihan lain? Contohnya jika anda memilih untuk membuka usaha pembuatan kue pengantin, anda dapat melakukan kerjasama dengan pihak wedding organizer.
  • Strategi penjualan lainnya adalah anda bisa juga melakukan kerjasama dengan beberapa usaha kantin. Anda dapat mensuplai masakan setiap harinya untuk dijualkan di kantin tersebut. Untuk hal ini, anda juga harus memperhatikan sistem pengantarannya, karena berkaitan dengan biaya transportasi.
  • Pikirkan teknologi untuk mendampingi produk anda. Apakah produk anda memerlukan ruangan khusus untuk mempersiapkannya? Apakah perlu membeli peralatan khusus untuk menyimpan bahan baku? dan lain sebagainya.
  • Namun pada saat awal usaha, sebaiknya anda mengurangi pengeluaran untuk investasi teknologi produksi. Hal ini bisa anda lakukan dengan cara yang lebih sederhana, atau anda bisa lakukan kerjasama dengan orang lain dalam mensuplai kebutuhan bahan baku tersebut.
  • Tujuannya adalah agar anda tidak terlalu berat dalam memenuhi kebutuhan modal usaha. Setelah usaha anda berjalan lancar dan memiliki pelanggan yang tetap, maka anda dapat melakukan pembelian peralatan produksi tersebut.
  • Anda harus memikirkan bahwa produk anda aman dikonsumsi serta mendatangkan profit. Mungkin anda haus menguji produk anda terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten untuk memastikan keamanan produk anda agar tak menjadi masalah di kemudian hari.
  • Jika anda memulai bisnis makanan ringan, dipikirkan juga kemasan yang menarik agar memberikan nilai lebih pada produk buatan anda. Selain itu juga, dapat meningkatkan image produk dari calon pembeli. Kemasan dapat berasal dari jenis plastik ataupun kertas.
  • Yang paling sering menjadi permasalahan dalam menjalankan usaha makanan, adalah ketakutan pada diri sendiri. Pikiran – pikiran apakah produknya laku atau tidak, bagaimana nanti jika ada yang mengeluh, dll. Untuk itu, anda sebaiknya mempersiapkan diri sendiri dan memegang teguh prinsip ” Usaha yang berhasil, hanya dapat dicapai melalui proses yang penuh hambatan “.
Info dan sumber lengkap langsung aja ke http://bisnisukm.com/tips-memulai-usaha-makanan.html